Selasa, 20 Desember 2011

first festival

Kali ini gue bakal ceritain pengalaman gue ikut festival musik di salah satu sekolah


Sebelumnya, gue ga punya band dan ga niatan buat band"an yang serius.
Nah, berhubungan dengan adanya acara festival ini temen gue ngajak gue buat ikutan dan ngband barenng.
awalnya sih gue ragu dan rada males hehe, gue males latihannya soalnya :D

Setelah dipaksa-paksa dan diajak terus
Akhirnya, yauda deh... gue ikutan. Coba-coba plus nambah pengalaman juga hehe.

Di band ini personilnya ada Tito-rhytem, Madon-lead guitar, Themo-bass, Ican-drum, dan gue sendiri cuma buat pegangin kabel :( hahaa , enggaklah gue di vocal .

nih festival pake uang pendaftaran (yailaaah) dan saat itu anak" lagi pada kanker alias kantong kering.
Akhirnya ada seorang guru yang baik hati disekolah gue namanya Pak Ohin dia kasih tambahan uang.
Terus sisanya pada minjem ke temen sekelas gue si Akbar.

Kira-kira kita latihan rutin dan bener-bener serius tuh selama 1 bulan lah kurang lebih.
Ini band dadakan wkwkwk

Selama latihan banyak bangeeeet nih konflik batin yang terjadi :( (lebay)
  • ada salah satu personilnya yg gak punya alat komunikasi (handphone) jadi susah contact dia kalo tiba-tiba mau latihan. Dia punyanya telpon kaleng hahahah
  • Kebiasaan orang indonesia yang udah melekat nih, yaitu ngaret hehe :D . Dibilang jam 7 ngumpul datengnya jam 7.30 ( gue juga sering ngaret) :p
  • Mepet waktu buat ngulik lagu kedua. soalnya dr pertama latihan tuh mainnya lagu Rumah kancut terussss, eh salah Rumah Kita maksudnya :D
  • Kaga tau mau namain bandnya apaan, pertama namanya 'The Nyoksss' haha tp bercanda doang itu. terus karna gak ada ide lain jadi namanya 'Nido de Tito' itutuh namanya diambil dari tempat ngumpul anak-anak kalo lagi ga kerjaan (ngumpul hampir setiap hari jadi itu berarti setiap hari ga ada kerjaan) haha
  • Sampe di tagihin utang sama orang yang kita pijemin uang, ironissss yeee haha
Dan ! akhirnya tiba juga nih tanggal 16 desember 2011 jadwal festivalnya.
Kita kebagian nomor urut ke 17

Ohiya ! kan penilainnya itu 60% dari juri dan 40%nya dari voting.dan itu cuma bisa buat pengguna kartu axis
Gue sampe keliling dari ujung ke ujung sekolah nanyain siapa yg pake kartu axis dan gue cipet pulsanya 1000 buat voting ahahah

Nah, pas mau manggung biasalah demam panggung dulu pertama hahaha
Akhirnya nama band kita dipanggil nih, terus kita mainin lagu pertama yaitu Rumah kita terus yg kedua lagunya Paramore-looking up
Pas diatas panggung, gue udah sok"an enjoy nyanyi sampe ada headbang"an segala . mantep gak B) wkwkwk
Nih gue kasih foto"nya pas manggung deeeh



hohohhohoho.....
Aksi panggung si temo,madon,tito,ican+gue kereeen loh (muji sendiri :p) hahah
Pas selesai manggung udah bebas deh pokoknya gak ada beban lagi.

Walaupun akhirnya belum menang (belum looh yaa....) hahaa .
Tapi ini jadi pengalaman deh buat gue dan buat yang lainnya juga

Sabtu, 10 Desember 2011

Peristiwa Pembantaian Rawagede

Di Jawa Barat, sebelum Perjanjian Renville ditandatangani, tentara Belanda melancarkan pembersihan pasukan TNI dan laskar-laskar Indonesia yang masih melakukan perlawanan kepada Belanda. 

Sekitar 130.000 tentara Belanda dikirim ke Indonesia. 

Di wilayah Rawagede berkeliaran berbagai laskar, bukan hanya pejuang Indonesia namun juga gerombolan pengacau dan perampok.

Pada 9 Desember 1947, sehari setelah perundingan Renville dimulai, tentara Belanda di bawah pimpinan seorang mayor mengepung Dusun Rawagede dan menggeledah setiap rumah. Namun mereka tidak menemukan sepucuk senjata pun. Mereka kemudian memaksa seluruh penduduk keluar rumah masing-masing dan mengumpulkan di tempat yang lapang. Penduduk laki-laki diperintahkan untuk berdiri berjejer, kemudian mereka ditanya tentang keberadaan para pejuang Republik. Namun tidak satu pun rakyat yang mengatakan tempat persembunyian para pejuang tersebut.

Pemimpin tentara Belanda kemudian memerintahkan untuk menembak mati semua penduduk laki-laki, termasuk para remaja belasan tahun. Beberapa orang berhasil melarikan diri ke hutan, walaupun terluka kena tembakan. 

Saih, kini berusia 83 tahun menuturkan bahwa dia bersama ayah dan para tetangganya sekitar 20 orang jumlahnya disuruh berdiri berjejer. Ketika tentara Belanda memberondong dengan senapan mesin, ayahnya yang berdiri di sampingnya tewas kena tembakan, dia juga jatuh kena tembak di tangan, namun dia pura-pura mati. Ketika ada kesempatan, dia segera melarikan diri.
Hari itu tentara Belanda membantai 431 penduduk Rawagede. Tanpa ada pengadilan, tuntutan ataupun pembelaan. Tentara Belanda di Rawagede juga melakukan eksekusi di tempat (standrechtelijke excecuties), sebuah tindakan yang jelas merupakan kejahatan perang. Diperkirakan korban pembantaian lebih dari 431 jiwa, karena banyak yang hanyut dibawa sungai yang banjir karena hujan deras.

Seorang veteran tentara Belanda yang tidak mau disebutkan namanya dari desa Wamel, sebuah desa di propinsi Gerderland, Belanda Timur mengirim surat kebata korban perang sebagai berikut: 

"Dari arah Rawa Gedeh tentara Belanda ditembaki. Maka diputuskanlah untuk menghajar desa ini untuk dijadikan pelajaran bagi desa-desa lain.Saat malam hari Rawa Gedeh dikepung. Mereka yang mencoba meninggalkan desa, dibunuh tanpa bunyi  (diserang, ditekan ke dalam air sampai tenggelam; kepala mereka dihantam dengan popor senjata dll) Jam setengah enam pagi, ketika mulai siang, desa ditembaki dengan mortir. Pria, wanita dan anak-anak yang mau melarikan diri dinyatakan patut dibunuh, semuanya ditembak mati. Setelah desa dibakar, tentara Belanda menduduki wilayah itu. Penduduk desa yang tersisa lalu dikumpulkan, jongkok, dengan tangan melipat di belakang leher. Hanya sedikit yang tersisa. Belanda menganggap Rawa Gedeh telah menerima pelajarannya.Semua lelaki ditembak mati oleh pasukan yang dinamai Angkatan Darat Kerajaan. Semua perempuan ditembak mati, padahal Belanda negara demokratis. Semua anak ditembak mati".

Hujan yang mengguyur mengakibatkan genangan darah membasahi desa tersebut. Yang tersisa hanya wanita dan anak-anak. Keesokan harinya, setelah tentara Belanda meninggalkan desa tersebut, para wanita menguburkan mayat-mayat dengan peralatan seadanya. Seorang ibu menguburkan suami dan dua orang putranya yang berusia 12 dan 15 tahun. Mereka tidak dapat menggali lubang terlalu dalam, hanya sekitar 50 cm saja. Untuk pemakaman secara Islam, yaitu jenazah ditutup dengan potongan kayu, mereka terpaksa menggunakan daun pintu, dan kemudian diurug tanah seadanya, sehingga bau mayat masih tercium selama berhari-hari.

Pimpinan Republik kemudian mengadukan peristiwa pembantaian ini kepada Committee of Good Offices for Indonesia (Komisi Jasa Baik untuk Indonesia) dari PBB.

Tujuh janda korban pembantaian, satu anak perempuan korban, dan seorang lelaki penyintas (survivor) lantas menggugat pemerintah Belanda atas kejadian di tahun 1947 itu. Jaksa pemerintah Belanda berpendapat tuntutan mereka kadaluwarsa.

Namun, pengadilan Den Haag pada 14 September 2011 menyatakan pemerintah Belanda bersalah dan harus bertanggung jawab. Pemerintah Belanda diperintahkan membayar kompensasi bagi korban dan keluarganya.

Jumat, 09 Desember 2011

AKU WARGA NEGARA DUNIA

"Ya, benar. Aku warga negara Indonesia sekarang. Tetapi sebenarnya, kewarganegaraan itu hanya secarik kertas. Hanya satu bentuk aturan administrasi yang berbelit-belit, yang dikatakan buat memudahkan mengurus hubungan antara satu negara dengan negara lainnya. Padahal akan lebih baik, danbarangkali lebih mudah lagi, jika hanya ada satu kewarganegaraan, ialah WARGA DUNIA. Manusia barangkali akanlebih bisa memikirkan kepentingan bersama. Menolak bahaya kelaparan, bencana alam, mengatur kedamaian, menyelamatkan binatang atau tumbuh-tumbuhan yang punah karena kurang pengertian, kurang memeliharan kebersihan udara dan alam tempat mereka tinggal". 

-Rama Beick-
Dikutip dari buku 'Keberangkatan, NH. Dini'

Kamis, 08 Desember 2011

Gerakan Ganyang Malaysia - Konfrontasi Indonesia Malaysia

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo...ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

-Presiden Soekarno-

Rabu, 07 Desember 2011

PNS muda dengan rekening gendut

Akhir-akhir ini pasti anda mendengar di televisi anda berita tentang PNS muda yang mempunyai rekening yang 'gendut'.

Berita ini tersorot oleh semua pihak. Memang menjadi pegawai negeri merupakan banyak incaran pencari pekerja. Bahkan dari tahun ketahun, mereka yang memburu lowongan kerja untuk menjadi pegawai negeri tak kunjung surut. Namun, keinginan atau motivasi untuk menjadi pegawai negeri bukan semata dari dorongan hati atau untuk mengabdi pada negeri ini. Motivasi lain yang mempengaruhi mereka ingin menjadi pegawai negeri adalah dipengaruhi dengan kelayakan untuk hidup makmur dan mendapat jabatan tinggi.

Memang hal tersebut tidak salah. Hal tersebut wajar-wajar saja dan merupakan hak setiap orang untuk menjadi kaya dan mendapatkan jabatan tinggi.

Namun, cara mendapatkan kekayaan dan jabatan tinggi yang melanggar dari aturan atau berbuat curang itulah yang menjadi masalahnya. Kenyataannya yang telah terjadi tidak selalu kekayaan yang dimiliki para pegawai negeri sipil didapatkan dengan hal-hal yang wajar.

Ulah tercela tersebut tidak hanya dapat dilakukan oleh para senior yang sudah bekerja puluhan tahun di instansi pemerintah. Kita ambil contoh yang paling marak dibicarakan saja, yaitu kasus Gayus Tambunan, seorang PNS di direktorat jenderal pajak. Laki-laki berusia 32 tahun itu, memiliki jumlah kekayaan yang fantastis untuk ukuran seorang pegawai negeri sipil.

Oke, kita kembali ke permasalahan diatas yaitu PNS muda yang mempunyai rekening 'gendut'. Berbagai macam tanggapan pro dan kontra yang menanggapi hal tersebut.

1. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengakui Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki rekening gendut cenderung masih muda. Sebab, pimpinan proyek biasanya diserahkan kepada pada pegawai golongan bawah.
Menanggapi pembahasan tersebut, apabila memang benar uang yang berada di rekening PNS muda tersebut adalah uang proyek?. 
Sebelum menyetujui tanggapan tersebut coba anda pikirkan kembali, apakah mungkin uang suatu proyek akan ditampung terlebih dahulu di rekening pribadi ?. Sebelum anda melakukan sesuatu sebaiknya dipikirkan dahulu, karena uang suatu proyek tersebut bukanlah uang pribadi. 
Apabila suatu instansi ingin menaruh uang proyek sebaiknya janganlah di rekening pribadi. Untuk melakukan transaksi di bank dengan uang proyek tersebut pastinya tidak hanya satu orang yang mengurusi, pastinya harus ada beberapa orang yang mengetahui dan harus ada saksinya.
Apakah mungkin, anda membiarkan banyak orang yang mengetahui pin rekening anda. Dan resiko terburuknya adalah apabila pegawai yang mempunyai rekening tersebut meninggal dunia, maka uang yang berada di rekening tersebut secara otomatis akan jatuh ke ahli waris.
2. "Kalau soal rekening gendut, itu kan tidak otomatis korupsi. Kali saja memang dia punya warisan. Kalau memang ada yang melanggar hukum, dia korupsi baru ditindak. KPK harus meneliti dulu, tidak semua orang punya rekening miliaran korupsi. Bisa bahaya negeri ini. Kalau Anda dapat lotre kan belum tentu korupsi makanya harus diperiksa dulu," papar Jusuf Kala.
Saya setuju dengan apa yang dipaparkan oleh Jusuf Kala. Memang semua dugaan tersebut sebaiknya diselediki terlebih dahulu.

Namun ada permasalah baru, apabila benar uang tersebut adalah uang korupsi bisa saja para PNS tersebut mengurus perkaranya dengan suap sana sini.


Para PNS muda yang ikut menggerakkan roda birokrasi di negeri ini merupakan eksekutor dari penyaluran dana APBN dan APBD. Dari posisi sebagai pelaksana itulah, para PNS muda menemukan peluang untuk mengantongi uang negara dengan beragam modus yang amat sarat dengan praktik korupsi.

Sungguh memprihatinkan temuan PPATK yang menyebutkan setengah PNS muda dicurigai melakukan korupsi. Dengan usia yang relatif muda, sebenarnya para PNS muda itu yang datang dengan idealisme tinggi tidak ikut tercemar dengan praktik-praktik tercela. Entah bagaimana perjalanan birokrasi di negeri ini ke depannya apabila PNS muda juga terkontaminasi korupsi. 

Jumat, 02 Desember 2011

Paramore Concert

Waktu itu, isu-isu kalo paramore bakal konser di Indonesia untuk pertama kalinya udah banyak yg ngomongin. gue sebagai fans band satu ini seneng banget yekan kalo paramore bakal dateng ke Indonesia.
Dan............semua isu itu bener guys ! paramore manggung di Jakarta tanggal 19 Agustus. Dan pas banget tanggal 10nya kan gue ulang tahun, kalo gue bisa nonton konser paramore itu bakal jadi kado yg bener indah deh pokoknya hahhaa.

Berita kalo Paramore bener-bener jadi manggung di Indonesia, tersebar pas bulan Juni atau Juli gitu (gue lupa). Dan saat itu, gue bener-bener bertekad kalo gue harus nonton ! harus pokoknya ! waktu itu gue ga mikirin mau berangkat sama siapa walaupun tempat konsernya jauh yg penting gue bisa liat Hayley,York, and Jeremy lagi konser langsung !!
Gue mau beli tiket yg paling depan, yg Festival A itu harganya 700rb. Dan saat itu gue cuma punya uang tabungan sedikit dan akhirnya demi Paramore gue nabung selama sebulan dan setiap hari disekolah gue cuma pake uang jajan gue buat beli Air putih + permen,miris banget yeee :'( hahah.
Uang yg kekumpul ada 300rb dan itu berarti masih kurang 400rb yakan ?!! . Gue mikirin gimana caranya gue bisa dapet uang cepet buat beli tiket (yg pasti bukan nyopet haha) ! karna gue takut tiketnya keabisan hehehhe. Akhirnya, gue dapet pinjeman uang dari kaka gue 200rb dan gue janji bakal gantiin ke dia (tp akhirnya ga gue balikin sih hahha :p) dan gue juga pinjem sama temen gue si dita 200rb . Gilaaaaa, tuh dua orang malaikat banget deh buat gue. hihihihihi

Gue sempet takut gapunya temen buat ke sana, soalnya tmpt acaranya di Pantai karnaval ancol mau naek apaan yakan gue sendirian kesana -_- . Ternyata, temen sekelas gue si Akbar juga mau nonton sama Kakanya ! gilaaaaaaa, kebetulan banget ! beruntung banget gue , ada temen tebengan hahahha .

19 Agustus 2011
dari jam 4 sore gue udah nungguin si Akbar buat jemput gue. Tapi dia dateng jam stengah 5an ada problem gitu deh pas mau keluar dr rumah heheh. Pas itu lagi bulan puasa, gue gak peduli walaupun belum ngisi perut tp bakal berdiri lama selama konser! Akhirnya gue nyampe ke TKP jam 18.30 mepet banget yak . Dan gue harus ngantri menuju pintu masuk beeeeh antriannya panjang banget.
Jam 19.00 gue berhasil masuk ke stage , beeeeeh panggungnya oke deh pokoknya. Tapi sayangnya gue dapet tempat di tengah" . Karena pas gue masuk di dalem tuh udah penuh sama orang", kurang cepet gue !
Jam 19.30 band pembuka mulai main nih, namanya the Sweller. Nah, selesai tuh band main, waktunya Paramore nih yg manggung. Aaaaaaaa gilaaaaa gue ga sabar banget !
Lalu akhirnya Hayley keluar dgn kaos hitamnya + jins hitam putihnya, disusul Jeremy, terus Taylor York. Aaaaaaaa berasa mimpi bisa liat tuh mereka bertiga di atas panggung.




 nah, itu tuh foto-fotonya. Bisa bayanginkan gimana serunya !!! aaaa bener bener unforgettable moment banget !!!
Kalo Paramore konser lagi di Indonesia , gue janji ! gue bakalan nonton lagi dan bakal bener" yang paling depan ! :D

Selasa, 15 November 2011

Jhonny Depp

He is my idola

Johnny Depp was born on june 9, 1963 is an American actor
I started to like him when he played the character jack sparrow in the pirates of carribean series movie





he is so cool , right ?? hahhaaha